Saturday, 30 March 2013

Senyum dan Senyum Lagi


Senyuman yang dapat kuukirkan
Tika pandangan sinis dan kutukan dilempar ke arahku
Pedihnya kalbu usah dikira
Seksanya jiwa usah dipeduli
Merananya hati usah dilayan
Aku harus terus senyum dan senyum lagi
Biar mereka fikir apa yang mereka lontarkan adalah benar
Biar mereka rasakan segala yang mereka lakukan adalah betul
Tidak mengapa biarkan mereka dengan komentar mereka
Biarkan mereka dengan pendapat mereka
Begitupun kalanya membuat kalbu ku terasa
Tidak mengapa senyum dan senyum lagi
Hanya itu yang bisa aku lakukan
Untuk melontar semula kata-kata mereka,itu hanya terselit dalam kalbuku
Untuk membidas kembali komentar mereka yang sesuka hati
Itu hanya bermain di kotak mindaku
Itu bukan caraku!
Biarlah kalbuku berdarah
Senyum dan senyum lagi
Biarlah perasaanku merana
Senyum dan senyum lagi
Walaupun senyumanku hambar,perit dan tidak berperisa
Mereka tidak peduli itu semua!
Apa yang penting hati mereka,nafsu mereka puas untuk melemparkan segala komentar
Dan aku tetap senyum dan senyum lagi
Sampai bila? Aku pun tidak pasti

No comments:

Post a Comment